MEDAN, CN.com – Anggota DPRD Kota Medan, Drs. Daniel Pinem dihadapan sekitar tiga ratusan warga Jalan Bunga Mawar, Kelurahan PB Selayang 2 (dua), Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan mengatakan, agar dalam pelaksanaan reses I (satu)Tahun 2019 yang dilaksanakan ini warga dapat memanfaatkannya dengan memberitahukan semua permasalahan yang ditemukan sehari-hari dilingkungan tempat tinggal masing-masing, baik itu permasalahan terkait pelayanan administrasi, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.
” Pada reses I (satu) yang kami laksanakan pada hari ini, semoga dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang mungkin banyak terjadi di daerah ini, yang berhubungan dengan pelayanan masyakarat umum, itulah tugas kami selaku wakil rakyat,” ujar anggota Komisi D DPRD Kota Medan ini, Jum’at (8/2/2019).
Pada sesi tanya jawab, Daniel Warga Jalan Sembada 9 (sembilan) mengatakan didaerahnya masih rawan banjir, terutama di Jalan Parang 2 (dua).
” Masih ada yang belum memiliki drainase dan jika ada drainase, kondisinya sumbat sehingga, aliran air tidak lancar. Selain itu, kondisi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) juga kondisinya banyak yang padam terutama di daerah Jalan Bunga kantil 25 (dua puluh lima),” katanya.
Rina Br Perangin-angin warga Jalan Sembada 9 (sembilan) juga mengeluhkan badai didaerahnya saat musim hujan datang.
Menjawab keluhan warga tersebut, Daniel Pinem mempersilahkan kepada perwakilan dari Dinas PU Kota Medan untuk langsung memberikan penjelasan kepada warga, terutama tentang permasalahan banjir dan drainase yang tersumbat.
seperti yang diutarakan perwakilan Dinas PU Kota Medan yang ada di wilayah Medan Selayang, Hendro mengatakan, akan segera melakukan pengecekan kelokasi untuk mengetahui kendala yang terjadi.
” Terimakasih atas informasi dari Bapak dan Ibu sekalian, kami dari Dinas PU Kota Medan segera akan melakukan pengecekan kelokasi yang dimaksud tadi, agar kita ketahui permasalahannya,” ucap Hendro.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan, Samson menanggapi keluhan warga Jalan Bunga Mawar 2 (dua) tersebut menjelaskan, sudah mengetahui letak posisi LPJU yang padam dan berjanji dalam satu minggu akan dilakukan perbaikan pada LPJU tersebut.
Sementara itu, Lurah Selayang II (dua), Adam Nasution, kepada warganya yang menghadiri acara reses 1 (satu) anggota DPRD Kota Medan, Daniel Pinem dari Partai PDI Perjuangan mengatakan, agar masyarakat Kelurahan Selayang-II, agar lebih meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, sebab, faktor utama penyebab kebanjiran adalah tersumbatnya saluran aliran air pada drainase yang disebabkan tumpukan sampah.
” Sebagus apapun drainase dibuat atau di korek, jika kita semua belum sadar akan kebersihan sampah, maka mustahil Kelurahan Selayang-II ini akan terbebas dari masalah banjir, apalagi kondisi di daerah kita ini memang sejak dahulu sudah sering banjir akibat faktor kondisi tanah dan saluran drainase yang belum seluruhnya dapat teratasi. Untuk itu, mari kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing,” terang Lurah.
Lanjutnya lagi, untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman di daerah lingkungan masing-masing, maka Lurah menghimbau warga untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk menghindari terjadinya aksi pencurian dan kriminal dilingkungan, terutama peredaran narkoba yang saat ini semakin menjadi-jadi.
” Marilah kita sama-sama saling menjaga lingkungan kita,” ujar Lurah.
Menanggapi pertanyaan Reni Br. Surbakti yang mempertanyakan anggaran untuk pemangkasan rumput jalan, Lurah menjelaskan, anggaran untuk pemangkasan rumput pinggir jalan tidak ada, namun Kelurahan ada mendapat tenaga bantuan dari dinas kebersihan dan pertamanan untuk diperbantukan di setiap kelurahan melakukan pembersihan rumput-rumput dipinggir jalan umum, sementara dengan jumlah terbatas dan mesin babat yang masih di miliki hanya satu, sehingga warga diminta untuk bersabar.
” Dianggaran Kelurahan tidak ada untuk kegiatan pembersihan atau potong rumput, namun kita ada diperbantukan dari dinas kebersihan untuk melakukan pemangkasan rumput pingg jalan umum, namun kita akan usulkan penambahan petugasnya lagi,” jelasnya.
Daniel Pinem menanggapi keluhan yang merupakan aspirasi warga di Kelurahan Selayang 2 (dua) tersebut mengatakan, akan membawa keluhan warga ini kedalam program kerja mereka dan pada saat rapat di DPRD Kota Medan agar dapat ditampung pada APBD agar dapat terealisasi.
Daniel juga tidak lupa menjelaskan bahwa untuk tahun 2019, DPRD Kota Medan termasuk dirinya, telah memperjuangkan sebanyak 75 (tujuh puluh lima) ribu PBI untuk kartu BPJS Kesehatan bagi warga miskin dan kurang mampu di Kota Medan, termasuk juga bedah rumah pada program PKH.
Daniel berharap bantuan pemerintah kota Medan yang bekerjasama dengan legislatif Kota Medan dapat membantu masyarakat kota Medan yang membutuhkan terutama dibidang kesehatan, pendidikan dan tempat tinggal yang layak.
Turut hadir pada reses I anggota DPRD Kota Medan, Tahun 2019, Drs.Daniel Pinem dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan Dapil II, yakni, Sekretaris Camat Medan Selayang, Lurah PB.Selayang-II, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Perkim, Dinas PU dan staf Komisi D dan ASN DPRD Kota Medan beserta pengurus ranting PDI Perjuangan Padang Bulan. (bm)